Warung Puisi

Dedy Tri Riyadi's Page

Dedy Tri Riyadi 33, Male
Jakarta Selatan, Indonesia

Dedy Tri Riyadi's Friends

 

Latest Activity

Tutut and Dedy Tri Riyadi are now friends Aug 12
rhein rinaldy and Dedy Tri Riyadi are now friends Aug 12
eL and Dedy Tri Riyadi are now friends Aug 12
Dedy Tri Riyadi replied to the discussion Lanjutan Diskusi dari blognya mas Harsandi Jul 25
Dedy Tri Riyadi replied to the discussion Lanjutan Diskusi dari blognya mas Harsandi Jul 25
Dedy Tri Riyadi replied to the discussion Lanjutan Diskusi dari blognya mas Harsandi Jul 25
Dedy Tri Riyadi replied to the discussion Lanjutan Diskusi dari blognya mas Harsandi Jul 24
Dedy Tri Riyadi replied to the discussion Lanjutan Diskusi dari blognya mas Harsandi Jul 23

Profile

About Me:
Bekerja sebagai Senior Media Planner di sebuah biro iklan di Jakarta.
Menulis puisi baginya adalah rasa cinta terhadap kesenian.
Menyeimbangkan otak kanan dan kiri.
Beberapa puisinya telah dimuat di media internet dan media cetak.
Jejak puisinya yang lalu bisa dibaca di situs www.toko-sepatu.blogspot.com
Website:
http://www.toko-sepatu.blogspot.com

Pesan Layanan Pribadi untuk Masyarakat

MiniGoogleSearch

Dedy Tri Riyadi's Blog

Perempuan dari Tentena

Dari Tentena, perempuan muda semengkal mangga Angin perbukitan bagai kereta kuda menyeretnya pada musim-musim memanen hujan Tapi hanya ada perempuan muda dalam mobil colt tua ke arah Rantepao Dulu, menjelang subuh kanak-kanak kami terbunuh dan kematian jadi lagu panjang di antara ngarai yang tergerus di antara bebatang pinus sebelum sampai sungai Poso, tempat segalanya dibenamkan. Tanpa rosario, deru pepohonan dari jendela berdoa : menyibakkan helai rambutnya. 2008

Posted on April 30th, 2008 at 3:49pm — 2 Comments (Add)

Semacam Sajak Cinta, Seperti Serial Telenovela

Suatu hari, Justo*, akan kaulihat anak burung terbang begitu bebas di antara hamparan bunga kapas dan pepucuk tebu yang hijau pucat. Meski, tahukah kau, Justo? kini tak ada lagi Tuan Baron, hanya puluhan sinetron membutakan mataku setiap hari. Tapi, aku rasa lebih baik begitu, Justo kubiarkan mata-buta ini terbang solo jelajahi masa lalu, kini, atau nanti setelah kumatikan sebelas kanal televisi. Dan seringan kapas, selepas anak burung di pepucuk tebu kuserahkan segala rindu pada cahaya yang… Continue

Posted on April 2nd, 2008 at 7:04pm — No Comments (Add)

Potret yang Buram, Puisi yang Transparan

Kali ini, saya iseng melihat-lihat beberapa puisi yang dipajang di warung-puisi. Dan benar bagaikan sedang dalam sebuah perjalanan, tiba-tiba saya dikejutkan oleh puisi yang saya anggap sebagai sebuah potret. Dalam obrolan singkat beberapa waktu lalu, seorang teman mengatakan bahwa pada suatu ketika, dunia puisi Barat dikejutkan oleh puisi Timur (Cina dan Jepang) yang cenderung bersifat potret belaka dari sebuah suasana yang sedang terjadi dalam penciptaan puisi tersebut. Lantas pertanyaannya,… Continue

Posted on April 1st, 2008 at 8:18pm — 1 Comment (Add)

Malam di Tepian Mahakam

Bayang kubah megah di antara redup lampu pedagang durian. Gaduh mesin kapal timbul tenggelam pada timbunan petikemas sepanjang bahu jalan. Taman-taman tanpa lampu terdiam seperti dedaunan layu. Di angkasa, bulan terpecah oleh awan yang pongah di ujung malam. Ada yang tiba-tiba terasa hangat di mataku. 2008

Posted on March 24th, 2008 at 2:30pm — 1 Comment (Add)

Jawaban Bunga

Apa yang Kau tanya akan kujawab sepenuh hati, seperti menyunting yang paling mawar dari reranting duri. Sebagaimana cinta Kau senandungkan selalu musim semi, yang kudengar bagai dengung lebah di bibir melati. Seperti hendak singgah atau ingin pergi. Apa yang ingin Kau tanya telah dipasang sebagai papan peringatan di pintu pagar : Dilarang menginjak rumput! Karena aku tak ingin Kau kecewa pada hal-hal yang tak pernah kusebut. 2008

Posted on March 24th, 2008 at 12:40pm — 1 Comment (Add)

Comment Wall (29 comments)

You need to be a member of Warung Puisi to add comments!

Join this network

At 6:02pm on July 19th, 2008, kurniawan yunianto said…
bung dedy, terima kasih anda berkenan kasih komentar tulisanku
At 7:11am on June 9th, 2008, Janoer said…
edan mas rupanya kita sudah dikenalkan oleh perkenalan sebelumnya, yang mana perkenalan itu memuat perkenalan kita.
hingga kita saling berkenalan dari perkenalan. semoga perkenalan ini membuat kita saling kenal.

hehehehehh
best regads
janoer
At 7:08am on June 9th, 2008, Janoer said…
dasyat abies mas
salam kenal dari kedalaman lautan inspirasi

best regards
janoer
At 1:01pm on June 2nd, 2008, Dedy Tri Riyadi said…
Salam akrab Yasa El Yasa
At 8:47pm on May 31st, 2008, Yasa said…
Halo Om Dedy...salam kenal ya....
At 3:05pm on April 28th, 2008, Dedy Tri Riyadi said…
salam kenal janoer yang tidak kuning ...hehehe
At 8:52pm on April 26th, 2008, Janoer said…
salam kenal mas dedy


best regards
janoer
At 7:34pm on April 17th, 2008, Dedy Tri Riyadi said…
salam kenal juga alineabaru (namanya siapa ya?)
At 6:35pm on April 17th, 2008, alineabaru said…
holaaa Om Dedy
salam kenal ah ^^
At 7:40pm on April 1st, 2008, Dedy Tri Riyadi said…
Hahaha my bro .bayu ..
memang dia kalo makan gitu ..
 
 

About Warung Puisi

PaparanKata PaparanKata created this social network on Ning.

Create your own social network!

Ruang Kelas Warung Puisi

Halo teman² warpus,
Ayoooo..siapa yang mau belajar mengapresiasi puisi..Yuk ikutan aja kelas puisi, yang akan diadakan:

Hari/tanggal: Selasa/29 Juli 2008
Waktu : 15:00 WIB
Narasumber : Hasan Aspahani (lagi? iya doongg ;) )
Tempat : ruang kelas yahoo!conference


Saya akan mengundang teman² sekalian pada saat kelas akan dibuka. Bagi yang ingin ikutan, silahkan menambahkan namaku dalam list YM mu. ID-ku penabuluangsa@yahoo.com.

nb:
Kelas ini terbatas hanya untuk member warungpuisi.ning dan warung-puisi@yahoogroups. Mohon untuk tidak mengundang pihak di luar komunitas tsb, demi tercapainya efektifitas pembelajaran.

Terimakasih.

salampuisi,
milla
 

© 2008   Created by PaparanKata on Ning.   Create your own social network

Report an Issue  |  Feedback  |  Privacy  |  Terms of Service