angin nakal
hembuskan kabar yang tak ingin kudengar
menderu perih mengiris dinding hati
runtuhkan lagi kerakkerak luka
angin nakal
bahkan di lengang tengah malam
kau dera aku dengan kisah tentangnya
dalam penat rindu yang mengoyak, merobek
Dak, 11.09
Continue
Added by Dwi andari on December 9, 2009 at 2:27pm —
No Comments
Kenangan mengingat
luka kembali terkuak
mata air, air mata pun meluap
mekarkan bungabunga kecewa
rapat kututup rasa
dalam kupendam dendam
benci dan cinta menyatu sempurna
sepanjang masa, seumur jiwa
Dak. 11.09
Continue
Added by Dwi andari on December 3, 2009 at 12:48pm —
2 Comments
Lima kata dalam satu kalimat
Dua kali diucapkan sahabat
Benarbenar membuatku jadi teringat
Harihari bagai kiamat
Lima kata dalam satu kalimat
Dua kali diucapkan sahabat
Benarbenar sangat terlambat…
Lima kata dalam satu kalimat…
“ jangan pernah lewati jalan itu “
Dak, 10.09
Continue
Added by Dwi andari on October 28, 2009 at 3:38pm —
No Comments

Satu bintang saja,
Di pekatnya gelap malamku
Tuk temani lelap tidurku
Tuk sinari mimpi-mimpiku...
Satu bintang saja,
Di kerlipnya kan kutemukan jejak jalan itu
Jalanku tuk menemukanMu
Jalanku tuk kembali padaMu...
Sungguh,
Satu bintang saja
Untuk ku...
Dak, 0909
Continue
Added by Dwi andari on September 30, 2009 at 10:00am —
2 Comments

Aku hanya ingin terbebas dari takut
Yang masih saja terus kau pupuk
Dan membuatku mabuk terlarut dlm duka
Aku hanya ingin terlepas dari belenggu rasa
Meski ku harus patahkan ranting-ranting asa
Dan membakar impian tentang kita
Pada lautan resahlah kan ku larung abu mimpi-mimpi semu
Berharap debur ombak menghempas…
Continue
Added by Dwi andari on September 30, 2009 at 9:00am —
4 Comments
Aku terjajar,
Terdiam di sudut kehampaan.
Bukankah Cinta itu adalah Pelangi penuh warna
Senja dengan semburat jingga sempurna
Tapi mengapa dlm dekapan kami hanya ada 2 warna sama
Hitam,
Dan hitam.
Aku terjajar,
Terjatuh ditampar kenyataan
Begitu mahal harga yg sudah kami bayar
Untuk menjadi tidak munafiq seperti sekarang
Entah berapa lagi yang harus kami keluarkan
Untuk bisa tetap bersama menjaga rasa.
Aku terjajar,
Bersimpuh dalam ketakberdayaan
TUHAN, akankah kami sanggup melunasinya
Harga d…
Continue
Added by Dwi andari on September 1, 2009 at 10:34am —
No Comments
Malam memyelimutiku dengan kenangan,
Kenangan yg tak pernah bisa disembunyikan ingatan,
Ingatan yg mengendap dan lahirkan impian,
Impian buram tentang cinta, penghianatan, luka, & duka.
.....
Pagi slalu menyinariku dengan secercah asa,
Asa yg disematkan TUHAN diantara serpihan luka,
Luka yang justru membuatku tegar & mampu bertahan,
Bertahan tuk lanjutkan perjalanan…
Lihatlah,...
Takdir mungkin memang sudah dituliskan
Tapi DIA tetap memberi ku kesempatan tuk memilih
DIA yg tak pernah…
Continue
Added by Dwi andari on August 28, 2009 at 5:33pm —
No Comments
Dibanjiri kenangan pada pendar matamu,
Pada pecah senyummu,
Pada belaian pucat resahmu,
Langitpun membiru kosong….
Dihangati uap api kerinduan ini, akupun menyambangimu
Membawa sepi yang pernah kau tinggalkan…
Dipusaramu aku tertunduk kelu
Menyusun lagi balok-balok kesedihan
Menyatukan lagi kepingan-kepingan kisah
Tapi takdir, tetap teka teki hidup yg tak terpecahkan…
Diingatkan petang, akupun beranjak pergi
Membawa lagi sepi ini pulang….
Dak, 08.09
Continue
Added by Dwi andari on August 18, 2009 at 5:04pm —
No Comments
Senja terlewati dengan secangkir kopi panas,
Gemericik hujan, dan untaian kata penyesalan
yang kau kalungkan abadi di ingatanku
Hangat,…
Kau pahat hatiku dengan asa tanpa batas
Setiap kata adalah sihir berselimut puisi
Lalu aku lupakan semua luka, sakit & penghianatan
…
Dingin,…
Kembali kau rampas “hidup” dalam kehidupanku
Kali ini dgn luka yg membebani setiap helaan nafasku
Seringai kemenanganmu membayangi setiap langkahku
Katamu “ aku memang BAJINGAN, dan kamu tau itu… “
Lara tercabik,…
Continue
Added by Dwi andari on August 14, 2009 at 4:14pm —
2 Comments

Kukaitkan kedua tanganku,
Mengukur lagi jalan yg tlah terlalui
Mengisi jarak diantara kata-kata
Ah, mungkinkah kamu … ?
Terlalu sakit tuk rasakan kesakitanku…
Hingga kamu,…
Wariskan kecewa yg tak kikis oleh sesal…
Dak, 08.09
Continue
Added by Dwi andari on August 10, 2009 at 2:00pm —
2 Comments

Disandera malam berbulan nyaris purnama,
Kurapatkan diri pada sepi tuk selami selaksa anugerah.
Nadikupun berdetak seirama detik yg berjalan,
Bisikkan zikirkupun pecahkan senyap malam…
Diperciki kerinduan akan hadirmu
Kubasuh jiwa yg mulai tak sabar menanti datangmu.
Dalam sanderaan mala…
Continue
Added by Dwi andari on August 6, 2009 at 4:01pm —
2 Comments

Kupeluk kau dalam khayal yg begitu nyata.
Luruh dalam rasa yg membuncah raga.
Dan angin hanya perdengarkan dentingan terindah,
Dalam diam mu mengalir senandung rindu yg begitu merdu.
Sungguh, aku hanya bisa menikmatinya dengan air mata…
Dipangkuanmu aku jatuhkan semua lelah,
Didamai tatapan…
Continue
Added by Dwi andari on August 3, 2009 at 4:30pm —
No Comments

...
Dan akupun menjahit luka dgn jelujur rapat.
Benamkan duka menutup perih.
Lalu teronggok lelah disudut hampa.
Tatap mimpi yg ikut terkunci mati...
Dak, 08.09
Continue
Added by Dwi andari on August 2, 2009 at 9:30am —
3 Comments

Tak apa,...
Teruslah bercerita dalam diam,
Atau umbarlah tawa dan candamu meski di iringi denting kesunyian.
Tak apa,...
Teruslah tebar kepalsuan itu,
meski goresan luka di bening fatamorgana ke 2 matamu menyangkalnya.
Karena rasa untuk rasa,
Diayun waktu, hadirkan asa.
Meski dipenuhi s…
Continue
Added by Dwi andari on July 25, 2009 at 10:30pm —
3 Comments

Dengarlah apa yg ingin kuperdengarkan,
Tentang takut tanpa harap...
Tentang tangis tanpa isak...
Tentang perih tanpa nganga luka...
Tentang dendam tanpa pembalasan...
Tentang kutukan tanpa doa...
Tentang cinta tanpa kekuatan...
Cobalah rasakan apa yg kurasa,
Dan kau akan mengerti apa it…
Continue
Added by Dwi andari on July 22, 2009 at 5:50pm —
11 Comments

Ketika kembali dijajah pesonamu, Masa lalu tak lebih dari cerita.
Air mata maafmu adalah rintik candu yg mengalir membius rasa.
Mengganti sakit, keringkan luka.
Ketika bosanmu kembali hadir,
Sengaja atau tidak, kau sibak smua trik sesalmu.
Tancapkan luka baru tepat ditempat yg lama.
Lalu…
Continue
Added by Dwi andari on July 21, 2009 at 3:30pm —
No Comments
Aku kangen,…
Tapi ikatan luka yg membelenggu hati dgn simpul mati ketakberdayaan,
Memaksaku untuk menjadi munafiq
Dan menelan rasa ini sendirian.
Aku kangen,…
Berada dalam dekapan cintamu
Yang membawaku pada permainan abu-abu
Dimana hitam dan putih tersamarkan rata.
Aku kangen,…
Pada hati yang telah menghancurkan hatiku.
Dak, 06.08
Continue
Added by Dwi andari on July 17, 2009 at 6:05pm —
2 Comments

Dipenghujung hari ini, Aku berharap,
Benar-benar berharap,
Tuhan kan kirimkan hujan di gersang jiwa letih
Begitu deras hingga hanyutkan semua perih
Dipenghujung hari ini,
aku berharap,
Benar-benar berharap,
Tuhan kan kirimkan “penghapus kenangan”
agar dapat ku hapus setiap detik ke…
Continue
Added by Dwi andari on July 17, 2009 at 6:00pm —
3 Comments
Nyatalah yg kini tengah memelukku erat,
Mencengkeram matinya rasa & menampar kesadaran.
Tapi nyata jugalah yg membawaku pada lingkaran hidup ini
yg terus tuntún aku untuk berputar kembali pada mu.
Nyatalah yg membawa semu ini bergulir,
Hidup hanya bias dari pengingkaran akan hidup.
Nyata jugalah yg membawa “setia” pada kutukan.
Tinggalkan denting sunyi yg mengoyak melodi keagungan cinta.
Ya,… inilah nyata itu
Akulah tawanan takdirmu…
Dak. 12.08
Continue
Added by Dwi andari on July 16, 2009 at 12:32pm —
No Comments

Kita sepasang berjalan menuju pantai
Tersihir warna warni sempurna sang senja
Berlari tanpa arah & alas di hamparan pasir berkerikil
Kita sepasang berdiri gamang menanti badai
Dibibir pantai yg dipenuhi ratusan ribu aturan
Sekarat,… menunggu ajal ditemani penghianatan & pengampu…
Continue
Added by Dwi andari on July 16, 2009 at 12:30pm —
No Comments