pohon itu telah merangas ...
burung kecil itu masih bermain di ranting rangas nya...
apakah dia masih belajar untuk terbang atau belajar membuat sarang?
masih kah dahan itu bisa di jadikan tempat untuk rumah,yang aman..
tapi itu pun cukup bagi pohon untuk menumbuhkan tunas2 yang baru...
dan barharap ranting nya tidak patah lagi..
harapan hanya lah fatamorgana ,si burung kecil tetaplah dalam pencarian...
selamat jalan itu lah yang bisa di desahkan ,karena kau memang harus terbang untuk melihat…
Continue
Added by Hendra Koto Elpansie on December 25, 2009 at 12:05am —
No Comments
pagi itu otakku belum bisa mencerna apa yang sedang terjadi padanya
karena suaranya bercampur dengan tangis dan air mata
tak ada kesempatan bagiku tuk bertanya, aku terhanyut bersama air bah kesedihan
ikut tenggelam bersama dengannya, dalam rasa tidak percaya................
malam dia kembali datang, pastinya dengan cerita pagi itu
dia tidak lagi menangis tapi suaranya benar-benar memendam luka
baru ku tahu dia telah kehilangan separuh nyawa nya
yang pergi dengan alasan sampai kapanpun tak bisa…
Continue
Added by rolly martha on December 23, 2009 at 11:00pm —
1 Comment
matamu tak selesai kubaca,
pada ujung malam dalam pertemuan singkat itu
ada derak-derak rindu yang menyulut kenangan
dari sudut pipimu yang menguning, sungai-sungai mengalir
meretas kuncup bunga kamboja, pada separuh purnama
dan bibirmu tak selesai kueja
di setiap dahagaku, dalam puncak halimbubu.
masihkah ada madu di sana
tempat kumenyusu pada puting susumu yang serupa gundu.
dahaga ini belum juga purna
tapi masih saja tatapmu melumpuhkanku
pada sisi malam yang menguap luka
ada bayang tersisa…
Continue
Added by Mandala Hasan Ma'alie on December 19, 2009 at 3:11pm —
2 Comments
Jika engkau tak pernah merasa bahwa sang mentari tersenyum padamu
Maka rasakanlah kehangatannya ketika ia memeluk tubuhmu
Jika engkau tak pernah merasa bahwa sang angin menyebut namamu
Maka rasakanlah hembusan lembutnya ketika ia menyentuh wajahmu yang rupawan
Jika engkau tak pernah merasa bahwa awan mengiringi jejak langkahmu
Maka rasakanlah keteduhannya dikala hari yang sangat terik dan panas
Seperti itu juga aku
Jika kau tak pernah merasakan kehadiranku
Maka rasakanlah kehangatanku dikala…
Continue
Added by bukan bang man on December 19, 2009 at 10:21am —
No Comments
jakarta..
kota sejuta harapan
biarkan aku berdamai dengan hati
agar bagi ku kau mati..
Continue
Added by rolly martha on December 18, 2009 at 1:00am —
No Comments
Kita bicara tentang merdeka
Merdeka malah dikasari di sini
Kita bicara tentang hak
Hak pun kebingungan menuntut hak di sini
Kita bicara tentang kewajiban
Kewajiban sibuk main wajib tagih di sini
Kita bicara tentang hukum
Hukum lagi dihukum di sini
Kita bicara tentang keadilan
Keadilan tengah di adili di sini
Kita bicara tentang agama
Agama sedang marah dan takut di sini
Kita bicara tentang kemakmuran
Kemakmuran jadi pintar-pintar bodoh di sini
Kita bicara tentang tanah air
Tanah dan air s…
Continue
Added by Charlie Boy Samola on December 17, 2009 at 2:27am —
1 Comment
Sungguh menakutkan bertemu denganmu
Detik-detik penantian bertanduk kecemasan
Iring-iringan waktu tak bisa ter ajak santai
Berputar pada porosnya, mengintimidasi indera
Dimensi ini tidak bisa dipaksakan semau diri
Minta macam-macam, menganiaya keadaan
Keadaan yang teraniaya minta jawaban
Jawaban minta menaklukkan lautan
Lautan minta menaklukkan gunung tinggi
Gunung tinggi minta menaklukkan hati
Hati minta menaklukkan gersang
Gersang minta menaklukkan segalanya
Dan segalanya minta menaklukkan ras…
Continue
Added by Charlie Boy Samola on December 17, 2009 at 2:25am —
No Comments
Mari kita lihat…
Serpihan otak-otak kita
Yang tiba-tiba mengambang
Di atas gelas kopi hitam
Yang kita aduk-aduki
Dengan isi-isi suara kita
Jangan kita biarkan
Saripatinya mengendap beku
Begitu saja di dasar gelas
Begitu kita sadar eksistensi
Panas hangatnya di pertemuan kita
Dan ampas-ampas dingin penghabisan
Pemakna harapan dan puas bersama
Setelah kita saling menikmati
Serpihan otak-otak dan isi-isi suara kita
Pada kemasing-masingan gelas kita
Juga sadar tak sadar hitam kopinya
Kita robah warn…
Continue
Added by Charlie Boy Samola on December 17, 2009 at 2:24am —
No Comments
kutau betapa besarnya cintamu padaku
seluas laut mungkin bahkan lebih
aku tak tau bagaimana harus membalasnya
bahkan aku pernah menyakitimu
sakit yang amat sangat sulit dimaafkan
tapi kau tetap memaafkanku
kumohon jangan berubah
kumohon tetaplah mencintaiku
kutau ini egois, tapi kumohon tetap jagalah aku
kutaktau kata2 apa yang dapat kuungkapkan untuk berterima kasih
selalu itu yang kufikirkan
tapi aku tau, kau tidak mengharapkannya
kau hanya ingin aku tetap ada untukmu
melangkah bersama di pel…
Continue
Added by QrEnIsMe on December 15, 2009 at 3:29pm —
No Comments
/
buryam burcangjo
lonsay nasduk internet
selalu sabtu
/
0745 12122009
haiku2 lainnya di
http://gedongproject.wordpress.com/ Continue
Added by yoshi_f on December 12, 2009 at 9:27am —
No Comments
angin nakal
hembuskan kabar yang tak ingin kudengar
menderu perih mengiris dinding hati
runtuhkan lagi kerakkerak luka
angin nakal
bahkan di lengang tengah malam
kau dera aku dengan kisah tentangnya
dalam penat rindu yang mengoyak, merobek
Dak, 11.09
Continue
Added by Dwi andari on December 9, 2009 at 2:27pm —
No Comments
Kurniawan Yunianto :
MUSIM TANAM
KE BERAPAKAH KALI INI
di mana lagi mesti kutuliskan
kerna seluruh ruang di rumah ini
tak menyisakan tempat
untuk nama yang ketika terakhir kali kueja
mengeringkan airmata
suara batuk sekali dua
mengiang lama
gemanya tak hilanghilang
hingga pagi menjelang
padahal matahari selalu dengan cahayanya
tak ada yang sangsi
dengan asinnya garam dan panasnya api
hei aku tak takut menangis
tapi ke mana perginya
sedih dan bahagia
bukankah namamu adalah namaku juga…
Continue
Added by kurniawan yunianto on December 9, 2009 at 9:46am —
No Comments
kau tempatkan tank-tank itu
di sini dan di situ.
tank di senayan,
tank di kuningan,
tak sekalian di khayangan?
tak takutkah engkau tank itu dikorupsi?
dipreteli sekrupnya siji-siji
sehingga tak lagi mampu melintasi ambalat
ah. ambalat kan bukan pulau! melainkan selat.
ah. papa nobita
doraemon hanyalah impian anakmu saja.
papa,
jangan kau pikir gajah mada
setia pada sumpahnya
nusantara, gemah ripah loh jinawi
mungkin ia mabuk nira saja.
papa,
tank di senayan,
tank di kuningan
tank bisa siap…
Continue
Added by yoshi_f on December 8, 2009 at 8:21pm —
No Comments
Added by QrEnIsMe on December 8, 2009 at 5:30am —
No Comments
Seorang sahabat berkelana ke dunia yang antah berantah baginya
Gandhi yang beku katanya...
Sendiri terselimutkan rindu dan sepi
Hilang jati diri, terjerumus dalam pasak melankolistik
Kerinduan mengorek kesadarannya
Kesadaran akan segala kesalahan
Kesalahan yang telah ditempuh selama setengah tahun lamanya
dan masih ada tahun lainnya yang menunggu
Menunggu untuk sebuah misteri yang akan mengisi segala tangis dan peluhnya
Mata itu telah kering
Lelah menangisi kesendiriannya
Lelah menangisi sega…
Continue
Added by Yannie on December 8, 2009 at 12:15am —
No Comments
Wahai nona
pelataran itu bukan lagi tempat bertemu kita
tak usah lagi dirahasiakan, karna tempat itu sudah berganti fungsi jadi
antrian ojek menunggu penumpang
tak usah lagi kudentingkan gitarku
karna suara pedagang asongan itu lebih merdu melagu merayu
Wahai nona
tak usah lagi ragu, langsung saja naik oplet itu
mintalah diantar ke perhentian berikutnya
jangan lupa ditempat itu juga, setiap sabtu malam ada pagelaran musik
mungkin aneh bagimu, tapi disitulah rupa-rupa manusia serupa kita berku…
Continue
Added by Janoer on December 4, 2009 at 2:07am —
No Comments
setiap orang berhak memiliki mimpinya sendiri, dan terkadang kita nggak akan pernah tau apakah mimpi yang kita miliki akan terwujud kelak, seperti malam ini aku terduduk diam di depan layar komputerku, demi memikirkan apa sebenarnya tujuan hidupku. Aku dengan segala keterbatasanku, sendiri merenungi jalan pemikiranku yang terkadang tak dapat kupahami, baru saja aku membaca sebuah buku yang kaya akan mimpi, dan apa yang kudapat? seseorang yang terlalu banyak bermimpi, tetap harus pasrah dengan na…
Continue
Added by QrEnIsMe on December 3, 2009 at 9:00pm —
1 Comment
Kenangan mengingat
luka kembali terkuak
mata air, air mata pun meluap
mekarkan bungabunga kecewa
rapat kututup rasa
dalam kupendam dendam
benci dan cinta menyatu sempurna
sepanjang masa, seumur jiwa
Dak. 11.09
Continue
Added by Dwi andari on December 3, 2009 at 12:48pm —
2 Comments
Kenapa sih?
Kenapa selalu ada duka di matamu?
Kenapa selalu ada tangis di hatimu?
Kenapa selalu ada kerinduan setiap kulihat wajahmu?
Kenapa?
Apa yg salah denganmu?
Apa yg salah dengannya?
Apa yg salah dengan semua ini?
Akankah semua ini berakhir dengan kebahagiaan?
Aku juga tidak tau….
Begitupun kamu….
Tidak juga dengan dia….
Give your smile to me when I see you sometime and somewhere.
Continue
Added by QrEnIsMe on December 2, 2009 at 6:21pm —
3 Comments
Wajah itu aku kenal sudah bertahun-tahun lalu
yang selalu menenangkan kalut
bijak selalu tuah yang terucap
tanpa sadar hitam rambutnya sudah sebagian pudar
walau ia telah kehilangan suaminya, ia tetap hidup dengan harapan
dzikir dan do'anya selalu ada untuk kami
berharap yang baik dari semua hal yang baik
aku terharu IBU
entah apa lagi yang kuminta tak kau kabulkan
di penghujung usia mu
kau tetap mengabdi pada tradisi pencipta
menjaga, merawat dan melihat kami tumbuh
di tempat bersemayam su…
Continue
Added by Janoer on December 2, 2009 at 4:49am —
No Comments