Dara bersunting senja menumpah tangis di gugusan mata
Pelangi tak nampak nyata, hanya noktah di ujung dermaga
Di punggung hening hanya pelita mengarak sempadan tanya
Cinta serupa apa mencipta nestapa di pembuluh sukma?
Unggun melumat keping asa yang berserakan di antara reranting
Jarum cemara mengeja bayang di sisa pasang beralun tembang
Dara jelita mengukir kenangan berurai mayang di sudut pandang
Menulis panjang rerupa rintihan bertudung gerimis di kaki bintang
Pada harap penghabisan, ke man…
Continue
Posted on July 12, 2008 at 10:27am —
Comment Wall (2 comments)
You need to be a member of Warung Puisi to add comments!
Join this social network
nice...
your poem is more then usual...
aku ketemu ma2 di sini..
he..he..