dengarkan sepatu lars itu berderap rapat-rapat nyaris tanpa jeda
kekuasaan dengan gagah disangkutkan di bahu kanannya
mengimbangi lengan kirinya yang menenteng arogansi kosong
tapi dia bukan berseragam loreng nan menakutkan
hanya dasi yang menjadi penanda statusnya,
setidaknya itu yang dia kira
tangannya menunjuk
matanya memerintah
sementara kakinya menjejak kuat di pagar-pagar tirani
yang seingatku dia butuh bahuku kala menaiki pagar tinggi itu
"hati-hati kamu !"
buzz itu berbunyi di instant…
Continue
Posted on July 17, 2009 at 3:53am —