
ARUNG : Rahmalia pelayaran ini disahihkan matahari kepak-kepak camar bermain sinar terik ikat-mengikat demi hati seusai ikrar yang tak bisa ditakar tak adapun reruntuhan ombak sebagai aral dan palung-palung adalah syair laluan niat dimana tembang kedalaman tak pernah disangkal kemudi menyanyikannya dalam hakikat kemudian badai, temaramkah mendungnya ? bila kita memainkan dawai-dawai angin semb…
© 2009 Created by Bangwin on Ning. Create a Ning Network!