We're sorry, but this discussion has just been closed to further replies.
Tags:
mereka kurang kerjaan saja menurutku. bahasa itu ada kiblatnya, kalau mau seenaknya buat saja bahasa baru, negara baru dan istilah baru yang bukan atas nama puisi. okelah saat ini para penyair sudah tidak memakai aturan lama dalam berpuisi, kata mereka demi pembebasan kata. tapi itu semua masih dalam ruang lingkup bahasa baku. kalau ini sudah diacak-acak ya berarti bangsa kita memang sudah tidak punya wajah, lalu untuk apa bercermin?
mereka kurang kerjaan saja menurutku. bahasa itu ada kiblatnya, kalau mau seenaknya buat saja bahasa baru, negara baru dan istilah baru yang bukan atas nama puisi. okelah saat ini para penyair sudah tidak memakai aturan lama dalam berpuisi, kata mereka demi pembebasan kata. tapi itu semua masih dalam ruang lingkup bahasa baku. kalau ini sudah diacak-acak ya berarti bangsa kita memang sudah tidak punya wajah, lalu untuk apa bercermin?
© 2009 Created by Bangwin on Ning. Create Your Own Social Network