Warung Puisi

banyak kreator sastra (puisi) yang sekarang lebih banyak menggunakan bahasa gaul.
contoh : appah yg akan kao katakand kpadakuw ketika aku membiru bisuw


apakah sastra memang tanpa batas?
padahal jika ditulis seperti ini :
apa yang akan kau katakan kepadaku ketika aku membiru bisu?

akan terasa lebih indah...

Share

Reply to This

Replies to This Discussion

semuanya indah.

Reply to This

mereka kurang kerjaan saja menurutku. bahasa itu ada kiblatnya, kalau mau seenaknya buat saja bahasa baru, negara baru dan istilah baru yang bukan atas nama puisi. okelah saat ini para penyair sudah tidak memakai aturan lama dalam berpuisi, kata mereka demi pembebasan kata. tapi itu semua masih dalam ruang lingkup bahasa baku. kalau ini sudah diacak-acak ya berarti bangsa kita memang sudah tidak punya wajah, lalu untuk apa bercermin?

Reply to This

ahahaha itu bahasa bencis :)) akyu kan mencintaymyuuuuuuww nah itu aku bisa juga itu...hihihi

Reply to This

kajitow said:
mereka kurang kerjaan saja menurutku. bahasa itu ada kiblatnya, kalau mau seenaknya buat saja bahasa baru, negara baru dan istilah baru yang bukan atas nama puisi. okelah saat ini para penyair sudah tidak memakai aturan lama dalam berpuisi, kata mereka demi pembebasan kata. tapi itu semua masih dalam ruang lingkup bahasa baku. kalau ini sudah diacak-acak ya berarti bangsa kita memang sudah tidak punya wajah, lalu untuk apa bercermin?

ada benernya juga kata bung kajitow, hal ini mungkin dikarenakan kurangnya pengetahuan penulis dengan teknik teknik dasar, mungkin juga dari sejarah puisi, well itu semua kembali kepada sang penulis dan penikmat, apakah cocok dengan kita? karena puisi juga maknanya belum tentu sama dipandang dari sudut pandang penulis maupun penikmat... bagusnya, mari belajar bersama-sama :D

Reply to This

indah itu apa? selain itu keindahan bukan ukuran puisi. Puisi itu ungkapan rasa yang mmberikan pencerahan kpd kehidupan.

Reply to This

mungkin bung kajitow melihat puisi sbg karya sastra, namun lebih dari itu, puisi tak punya ruang dan waktu, ia bebas dalam kehidupan dan untuk kehidupan. Bisa jadi, di lain hari, ada manusia yang menggunakan bahasa gaul, msal.

kajitow said:
mereka kurang kerjaan saja menurutku. bahasa itu ada kiblatnya, kalau mau seenaknya buat saja bahasa baru, negara baru dan istilah baru yang bukan atas nama puisi. okelah saat ini para penyair sudah tidak memakai aturan lama dalam berpuisi, kata mereka demi pembebasan kata. tapi itu semua masih dalam ruang lingkup bahasa baku. kalau ini sudah diacak-acak ya berarti bangsa kita memang sudah tidak punya wajah, lalu untuk apa bercermin?

Reply to This

Reply to This

RSS

About

Bangwin Bangwin created this social network on Ning.

Create your own social network!

Ruang Kelas Warung Puisi

Dear teman² Warung,
Kelas selanjutnya akan diadakan pada:

Hari/tgl: Jumat/23 Januari 2009
waktu : 14.30-1700 WIB
tema : "Sajak Jenaka"
Guru : Hasan Aspahani

Kita akan memakai Y!M conference sebagai kelas. karena itu, bagi Anda yang berminat mengikuti, silahkan add YM saya, atau email ke tongky_dj@yahoo.com , untuk saya undang ketika kelas dibuka.

nb:
Kelas ini terbatas hanya untuk member warungpuisi.ning dan warung-puisi@yahoogroups. Mohon untuk tidak mengundang pihak di luar komunitas tsb, demi tercapainya efektifitas pembelajaran.

Terimakasih.

salampuisi,
Gita Pratama

© 2009   Created by Bangwin on Ning.   Create Your Own Social Network

Badges  |  Report an Issue  |  Privacy  |  Terms of Service

Sign in to chat!