Warung Puisi

"Bantu saya menghadapi pengertian dunia sastra masa kini serta peralihannya, serta perkembangannya, dan apa saja yang terjadi didunia sastra selama selama 9 tahun terakhir???(sorry ketiduran)"

Share

Reply to This

Replies to This Discussion

*** Dunia Sastra Masa Kini : seperti angin, mengisi seluruh ruang dunia nyata dan maya, beralih dari satu waktu ke waktu. Menyapa puting-puting rasa setiap kepala yang memuja kata2 dgn caranya bertutur mereka. Berwujud seperti ruang yang diisinya, kadang berwujud sayatan dan tebasan ketika uraian makna semisal pedang. Hembusannya memudakan kaum tua dan mentuakan kaum muda, memicu hasrat untuk menyetubuhi setiap kata yang lewat di langit.

Salam
Doel

Reply to This

"Ternyata bahaya itu bukan pedangku, tapi aku, lantas kamipun bertempur habis-habisan, dia yang tau itu adalah aku, sadar benar untuk tak melawan, pada akhirnya diapun kesakitan, ketika kupikir sebelum pertempuran itu dia akan sangat berbahaya, bukan untukku tapi untuk orang-orang disekeliling, yang mungkin lebih memilih hidup dalam selamat, yang tak ingin ada pergolakan, pada hal apapun yang menjadi bagian jaring-jaring sistem sosial, budaya, politik, dan ekonomi, negara yang membanggakan dan dibanggakan rakyatnya. Kubantai saja laki-laki yang mungkin mebahayakan semua orang itu, memenjarakannya selama ini, hingga bapak mengeluh sebelum akhirnya pergi kelangit, seperti juga guru dari aceh yang juga mengeluh, lantas empat bulan kemudian menemani bapakku dilangit.......ketika kulihat foto mereka begitu akrab menyalami orang nomor satu dimasa dinasty orde baru(Soeharto), orang yang sama-sama mereka banggakan dihadapanku. Guru dari aceh kau kini abadi bersama bapak dan para leluhur, yang memantrai tubuhku, yang mencipta api jiwaku, yang nyata ketimbang aku.....yang kucabik ketika kita ada saat bersama, saat kupikir aku lebih digdaya dari pada kalian, yang lebih dulu menjadi pengembara yang tangguh, dan bertempat pada wilayah yang tak usai mencari sejarah baru(Pertiwi), dan pedangku biar kali ini kuasah, toh yang berbahaya itu aku, dan pedang hanyalah sebilah benda yang kedua tepinya begitu tajam untuk mencipta tebasan, dan sayatan, pedang itulah yang harus dijaga, dan diriku kutenangkan dengan secangkir kopi kental yang masih hangat, sambil kuhisap tembakau yang asapnya tebal lantas lenyap bersisa aroma kopi dan bau tembakau yang terbakar.

Reply to This

hai,

kopiku sudah dingin
tembakau ku telah jadi abu
tak ada lagi yang tersisa
jejakjejak pun telah terhapus
belum sempat dimukimkan

ada yang mau berbagi
rokok dan kopi

Reply to This

"Tentu saja jika jagad jasad tak lagi berjarak, ingin kutuangkan kopi kental dengan aroma yang khas dari ketel ditungku, baranya terus menyala-nyala, dan sebatang masing-masing kita hisap rokok kretek kesukaanku, apinya ambil saja dari bara ditungku.........jangan sungkan kanda.....!!!

Reply to This

Reply to This

RSS

Ruang Kelas Warung Puisi

Dear teman-teman,
Warung Puisi kembali mengadakan Kelas Puisi Online
Diadakan pada:

Hari/tgl: Selasa/ 22 Desember 2009
Waktu : 16.00-1700 WIB
Guru : Dino Umahuk
Tema : "Konstruksi Puisi"

Kita akan memakai Y!M conference sebagai kelas, karena itu, bagi Anda yang berminat mengikuti, silahkan add YM saya (ID: chibiuchilda), atau email ke chibiuchilda@yahoo.com , untuk saya undang ketika kelas dibuka.

nb:
Kelas ini terbatas hanya untuk member warungpuisi.ning.com dan warung-puisi@yahoogroups.
Mohon untuk tidak mengundang pihak di luar komunitas ini, demi tercapainya efektivitas pembelajaran.

Terimakasih

Salam puisi,
Chibi Hilda

© 2009   Created by Bangwin on Ning.   Create a Ning Network!

Badges  |  Report an Issue  |  Privacy  |  Terms of Service

Sign in to chat!